Training Patient Safety (Keselamatan Pasien)
Keselamatan Pasien atau Patient Safety ialah suatu sitem yang membuat asuhan pasien di Rumah Sakit menjadi lebih aman dan nyaman. Keselamatan pasien di rumah sakit merupakan tujuan mendasar setiap rumah sakit. Berbagai negara telah mengubah paradigma dari quality ke quality safety. Issue keselamatan pasien rumah sakit telah berkembang di Indonesia sejalan dengan semakin maraknya kasus-kasus yang masuk ke tuntutan hukum dan pengadilan. Kenyataan yang ada di rumah sakit bahwa terdapat ratusan jenis obat, ratusan tes dan prosedur, terdapat banyak pasien, kelompok profesi dan individu staff, serta banyak sistem dan keberagaman yang semuanya ini sangat potensial menimbulkan kesalahan. Dimana kesalahan tersebut bisa berdampak terhadap hilangnya kehidupan seorang pasien ataupun kesalahan fatal lainnya.
Near Miss atau Nyaris Cedera (NC) merupakan suatu kejadian akibat melaksanakan suatu tindakan atau tidak mengambil tindakan yang seharusnya diambil, yang bisa mencederai pasien, akan tetapi tidak terjadi cedera yang serius karena faktor keberuntungan. Adverse Event atau Kejadian Tidak Diharapkan (KTD) ialah suatu kejadian yang mengakibatkan cedera yang tidak diharapkan pada pasien karena suatu tindakan atau tidak mengambil tindakan yang seharusnya diambil dan bukan karena “Underlying Desease” atau kondisi pasien.
Training Keselamatan Pasien dan Manajemen Resiko klinis di Rumah Sakit memberikan pengetahuan bagaimana agar para petugas kesehatan baik perawat, dokter, apoteker maupun paramedis dapat menjalankan tugasnya secara optimal dan terhindar dari bahaya ataupun resiko. Oleh karena itu kami sebagai Konsultan & Training Rumah Sakit bermaksud menyelenggarakan pelatihan yang direkomendasikan untuk diikuti.
Tujuan Training
Adapun tujuan umum dari Training Patient Safety (Keselamatan Pasien) adalah terwujudnya mutu pelayanan dan keselamatan pasien di rumah sakit.
Adapun tujuan khususnya
- Terciptanya budaya keselamatan pasien di rumah sakit
- Meningkatnya akuntabilitas
- Menurunnya kejadian tidak diharapkan (KTD)
- Terlaksananya program-program pencegahan sehingga tidak terjadi pengulangan kejadian yang tidah diharapkan
Materi Training
Materi Training Patient Safety (Keselamatan Pasien) ini akan membahas terkait:
Dasar dan Standar Keselamatan Pasien
- Patient Safety is a key component of Risk Management
- Definisi dan Hubungan Kritis antara Keselamatan Pasien (KP) dan Manajemen Risiko (MR) Klinis.
- Peran KP dalam Pengurangan Kerugian dan Peningkatan Mutu Pelayanan.
- Standar Keselamatan Pasien Rumah Sakit
- Tinjauan Standar Nasional Keselamatan Pasien (Permenkes atau Standar Akreditasi Terkini).
- Memahami Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) dan Penerapannya di RS.
- Instrumen Akreditasi Pelayanan Keselamatan Pasien Rumah Sakit
- Review Elemen Penilaian (EP) Pokja KP dalam Instrumen Akreditasi (STARKES).
- Strategi Kepatuhan dan Bukti Implementasi Standar KP.
- State of The Art Patient Safety (Seven Steps)
- Pengenalan dan Tujuan dari Tujuh Langkah Menuju Keselamatan Pasien.
- Pentingnya Pendekatan Sistem dan *Just Culture* dalam Implementasi Tujuh Langkah.
Seven Steps to Patient Safety: Kepemimpinan, Risiko, dan Pelaporan
- Membangun Kesadaran Akan Nilai Keselamatan Pasien (Langkah 1 Keselamatan Pasien)
- Mengubah Pola Pikir Staf dan Organisasi Menuju Budaya Keselamatan (*Safety Culture*).
- Edukasi Staf dan Pasien tentang Risiko dan Pentingnya Kewaspadaan.
- Memimpin dan Mendukung Staf untuk Komit dan Fokus pada Keselamatan Pasien Rumah Sakit (Langkah 2 Keselamatan Pasien)
- Peran Kepemimpinan Puncak (*Leadership Commitment*) dalam Menyediakan Sumber Daya dan Kebijakan.
- Menciptakan Lingkungan yang Terbuka dan Adil (*Just Culture*).
- Integrasi Manajemen Risiko (Langkah 3 Keselamatan Pasien)
- Menyatukan Proses KP dengan Program Manajemen Risiko Klinis RS Secara Menyeluruh.
- Penggunaan *Risk Assessment* Harian dalam Proses Klinis.
- Sistem Pelaporan di Rumah Sakit (Langkah 4 Keselamatan Pasien)
- Mendesain Sistem Pelaporan Insiden (KTD, KNC, KTC, KPC) yang Mudah Diakses dan Tidak Menghukum.
- Prosedur Pelaporan Internal dan Eksternal (ke Komite Nasional Keselamatan Pasien/KKP-RS).
Seven Steps to Patient Safety: Komunikasi, Pembelajaran, dan Pencegahan
- Komunikasi dengan Pasien (Langkah 5 Keselamatan Pasien)
- Membangun Komunikasi Dua Arah yang Efektif dengan Pasien dan Keluarga.
- Keterlibatan Pasien sebagai Mitra dalam Proses Asuhan (Patient and Family Engagement).
- Prosedur Menginformasikan Pasien Jika Terjadi Insiden yang Tidak Diharapkan.
- Belajar dan Berbagi Pengalaman Keselamatan Pasien (Langkah 6 Keselamatan Pasien, Incident Investigation: Simple Investigation & RCA)
- Mekanisme Pembelajaran dari Insiden (Ronde Keselamatan Pasien, *Safety Briefing*).
- Teknik Investigasi Insiden: *Simple Investigation* (untuk risiko rendah/sedang).
- Teknik Analisis Akar Masalah (*Root Cause Analysis – RCA*) untuk Insiden Sentinel atau Risiko Tinggi.
- Cegah Cedera Melalui Implementasi Keselamatan Pasien Rumah Sakit (Langkah 7 Keselamatan Pasien, Risk Assessment & Redesign Process: HFMEA)
- Implementasi Solusi dan *Redesign* Sistem untuk Mencegah Kejadian Berulang.
- Analisis Risiko Proaktif: *Hazard/Healthcare Failure Mode and Effect Analysis* (HFMEA).
- Studi Kasus Penerapan Tujuh Langkah secara Holistik.
Sasaran Peserta
Training Patient Safety (Keselamatan Pasien) direkomendasikan untuk dokter, perawat, dan pejabat struktural di rumah sakit.
Metode Training
Metode pelaksanaan disampaikan atau dijelaskan secara teoritis dan ilmiah selain itu juga disampaikan dalam bentuk workshop simulasi dan study interaktif yang menyesuaikan dengan kebutuhan seluruh peserta yang terlibat dalam pelatihan.
Instruktur Training
Senior Consultant Berpengalaman Lebih dari 25 Tahun.
Metode Pelaksanaan
Biaya & Paket Investasi
Jadwal Training
Course Features
- Activities Rumah Sakit
Courses you might be interested in
-
0 Lessons
-
0 Lessons
-
0 Lessons